Hallo Assalamualaikum...
Menabung? Hhmm gimana yah..susah-susah gampang. Apalagi kalau punya teman-teman hobby shopping. Oh my god.. cobaan banget. Masa si Ana, Ani, Inu sibuk shopping, aku cuma emut jari.Terus gimana caranya supaya bisa ngeksis shopping tapi tetap bisa punya tabungan. Yaaa... harus bisa ngeshopping yang sekaligus ngenabung.
Sejak SMP aku sudah diberi uang jajan bulanan sama Ibu. Iyaa...rasanya tuh happy banget pertama kali pegang uang dalam jumlah banyak. Daftar jajanan langsung terbayang di otak. Dan yeayy puas banget bisa jajan ini itu yang mahal-mahal tanpa takut kehabisan uang. Lah wong di kantong ada uang jatah sebulan. Alhasil baru pertengahan bulan uangku tersisa sekitar 10.000 yang hanya cukup untuk ongkos angkot selama sepuluh hari (waktu itu) Jeng!!! Musibah.
Demi menjaga gengsi ke ibu, aku harus nutupin kelalaianku. Aku nggak mau mengakui kalau uangku sudah habis apalagi harus minta uang tambahan. No way! Akhirnya aku diam-diam mengambil uang ibu di tas. Iyaa..aku mencuri huhuhu... menghabiskan uang nggak halal tuh rasanya kayak dikejar-kejar kera pakai topi bertuliskan DOSA. Ibuuu...aku nggak bisa. Akhirnya dengan sesenggukan aku mengakui perbuatanku pada ibu. Fiuhhh... aku nggak perlu kasih tau kan gimana marahnya ibu. Sekian cerita masa lalu yang penuh hikmah.
Itulah awal mulanya aku mulai gemar mengatur keuangan. Dan mengarahkanku pada kegiatan menabung. Rasanya nggak punya uang tuh miris dan menyedihkan. Apalagi kalau nggak punya uang karna boros. Uuhhh sesalnya tuh di dada. Ngomong-ngomong tentang mengatur keuangan, sumpah ini bukan pekerjaan mudah. Kalau sampai salah atur, bisa-bisa nggak mampu menyisakan uang untuk ditabung. Untuk itu aku banyak membaca tips financial untuk membantu mengatur keuanganku, salah satunya tips-tips dari cermati.com. Banyak ilmu yang dapat diterapkan dan percaya deh ilmu nggak pernah useless.
Sejak itu aku jadi gemar menabung dengan cara dan tujuan berbeda. Diantaranya:
1. Celengan.
Pernah nggak sih menyepelekan uang receh karna lagi pegang uang besar. Sampai terkadang uangnya tuh diabaikan dan nyelip-nyelip di kursi atau bawah pot tanaman. Aku sih pernah. Nah buat aku (yang udah berusia seperempat abad lebih), celengan itu berfungsi untuk menampung receh-receh itu. Lumayan kann daripada karatan di bawah rak buku. Celenganku itu celengan fleksibel yang ada kuncinya dan bisa dibuka tutup. Jadiii kalau lagi di rumah mau jajan es nong-nong atau adek-adek minta jajan permen bisa pakai uang celengan hehehehe...
2. Tabungan primer dan sekunder
Meskipun aku mengajar les di rumah jadi nggak perlu akun tabungan buat payroll gaji. Tapi tetap harus ada tabungan primer dan sekunder.
Tabungan primer adalah sejumlah uang yang disisihkan setiap bulan dan nggak boleh diganggu kecuali untuk keperluan mendesak, sangat mendesak. Jumlah yang disisihkan nggak terlalu besar karna sifat tabungannya yang "nganggur akut" alias nggak boleh diganggu dan sebisa mungkin konsisten setiap bulan. Jadi nggak perlu nafsu untuk menaruh uang dalam jumlah besar. Hal ini akan menekan kegatalan kita untuk menarik uang dari tabungan primer ini. Karna sekali diambil, seterusnya akan lebih gatal lagi buat kita untuk terus-menerus menggunakan uang dalam tabungan itu. Lunturlah sudah fungsinya sebagai tabungan primer.
Tabungan sekunder, tabungan ini berisi sejumlah uang yang disisihkan untuk tujuan tertentu. Misalnya mau beli HP baru, nabung deh disitu. Tentunya setelah menyisihkan sebagian kecil dalam tabungan primer. Kalaupun sedang nggak ingin beli apa-apa, tabungan sekunder ini bisa dicanangkan kalau-kalau nanti ada iklan gadget baru dan aku tergoda untuk membeli. Fiuhhh...
3. Shopping sambil menabung
Tabungan jenis ini mungkin bisa disebut investasi. Awal bulan biasanya teman-teman tuh paling eksis buat shopping. Kalau aku? Hhmm... aku biasa membagi-bagi uang untuk keperluan selama sebulan kedepan dan menyisihkan untuk tabungan primer. Nahh kalau ada sisa, uang itulah yang ditaruh dalam tabungan sekunder. Jadi ngeshopping bareng teman yaa pakai uang sisa bulan kemarin dalam tabungan sekunder itu. Ngeshoppingnya ini sesekali harus bisa sambil ngenabung.
"Aku mau beli tas disini, kamu mau beli tas juga?"
"Nggak ah tas aku masih bagus, habis ini ke toko mas yah, aku shopping disitu aja."
Yupp.. shopping di toko mas. Uhukk... ngeksis shopping sambil investasi. Kalau tahun depan bisa kali yah shoppingnya di toko bangunan, nyicil bangun rumah. Aminnn... pokoknya judulnya shopping tapi tetap menabung :-p
"Aku mau beli tas disini, kamu mau beli tas juga?"
"Nggak ah tas aku masih bagus, habis ini ke toko mas yah, aku shopping disitu aja."
Yupp.. shopping di toko mas. Uhukk... ngeksis shopping sambil investasi. Kalau tahun depan bisa kali yah shoppingnya di toko bangunan, nyicil bangun rumah. Aminnn... pokoknya judulnya shopping tapi tetap menabung :-p
