Assalamualaikum....Hallo semua
Pernah lihat tweet ini?
“Nggak ngeliat orang yang disable kayak liat alien.”
Ini orsinil buatan aku lohh... hehehe... jadi ceritanya
tweet ini pernah diikutsertakan dalam sebuah kuis berhadiah buku di twitter dan
aku menang. Yeayyy.. #tepuktangan
Bahkan beberapa orang yang tidak dikenal ikut meretweet
tweet ini. Berarti banyak juga orang yang sependapat denganku kan? Wuihhh jadi
terasa keren... #benerinkerah #PeDemaksimal
Hhhmmm tweet ini aku buat karna seringnya melihat fenomena
krusial di lingkungan sekitar kita. Sadar atau tidak, banyak orang yang melihat
teman disable dengan tatapan aneh bak melihat alien. Menatap titik disable
sampai lupa berkedip. Well... sebetulnya ini hal kecil tapi dampaknya luar
biasa buat teman disable kita. Apakah itu? Terpuruk! Mendapati diri mereka
dipandang dengan tatapan aneh akan membuat mereka kehilangan percaya diri.
Akibatnya? Mereka minder, kehilangan minat bergaul, kehilangan kesempatan untuk
maju. Mungkin tidak semua tapi tidak sedikit yang mengalaminya. Termasuk
aku....dulu.
Bersahabat dengan lordosis dan lemahnya syaraf motorik yang
diawali dengan hilangnya keseimbangan tubuh, postur tubuh yang tidak biasa,
sering jatuh hingga harus berteman dengan kursi roda membuatku sering
mendapatkan tatapan tak menyenangkan tersebut. Sampai akhirnya aku minder,
merasa tidak berharga, aneh, buruk dan tidak pantas untuk menjadi bagian hidup
orang lain. Aku jatuh dalam keterpurukan hingga stuck, enggan bergaul atau
melakukan sesuatu di ruang publik.
Beruntung aku punya sahabat-sahabat serta adik-adik yang
berhasil dengan hidup, karir dan kisah cinta mereka. Hal ini membuatku berpikir
kalau aku pun berhak. Iya..aku berhak bahagia seperti mereka. Maka aku
memutuskan untuk; #BeraniLebih menghargai diri sendiri.
Selalu berpikir tentang cinta bahwa apa yang kualami aalah
bentuk cinta dari Allah, bahwa aku yang dipilih untuk memenangkan kehidupan
dengan tantangan ini. Tantangan! Seru kan! Akan ada banyak kesulitan yang
dihadapi tapi juga ada banyak kemudahan yang tidak terduga. Jangan pernah takut
untuk ikhlas menjalani hidup. We’re never alone.
Diawali dengan menghargai diri sendiri, maka orang lain akan
menghargai kita. Biarkan mereka yang
berpikir negatif. Nyatanya banyak juga yang mau melihatku dengan kelebihanku,
mencintaiku apa adanya, membuatku merasa berharga. #BeraniLebih menghargai diri
sendiri membuatku percaya diri untuk merasa dicintai. Dengan membuka diri, hati
dan pikiran aku merasa bahwa cinta yang tulus itu ada dan aku berhak dan pantas
bersyukur karnanya. Bahagia ada ketika kita mau memberi kesempatan diri kita
untuk berbahagia.
#BeraniLebih merasa dicintai keluarga.
#BeraniLebih bersosialisasi dan percaya diri bahwa aku pun dapat berguna untuk orang lain. (Me and my private course students.)
#BeraniLebih berkarya. Aku juga bisa menghasilkan karya seperti yang lainnya.
#BeraniLebih menghargai diri sendiri membawaku pada
keinginan kuat untuk sembuh agar dapat membahagiakan mereka yang mencintaiku.
Bahagia adalah pilihan, ia diciptakan oleh kita sendiri.
Bahagia adalah pilihan, ia diciptakan oleh kita sendiri.
![]() |
Facebook: Rati Pramita
Twitter: @ratipramita









