Jumat, 24 April 2015

AKU BERHARGA, KAMU JUGA

Assalamualaikum....Hallo semua

Pernah lihat tweet ini?

“Nggak ngeliat orang yang disable kayak liat alien.”

Ini orsinil buatan aku lohh... hehehe... jadi ceritanya tweet ini pernah diikutsertakan dalam sebuah kuis berhadiah buku di twitter dan aku menang. Yeayyy.. #tepuktangan
Bahkan beberapa orang yang tidak dikenal ikut meretweet tweet ini. Berarti banyak juga orang yang sependapat denganku kan? Wuihhh jadi terasa keren... #benerinkerah #PeDemaksimal

Hhhmmm tweet ini aku buat karna seringnya melihat fenomena krusial di lingkungan sekitar kita. Sadar atau tidak, banyak orang yang melihat teman disable dengan tatapan aneh bak melihat alien. Menatap titik disable sampai lupa berkedip. Well... sebetulnya ini hal kecil tapi dampaknya luar biasa buat teman disable kita. Apakah itu? Terpuruk! Mendapati diri mereka dipandang dengan tatapan aneh akan membuat mereka kehilangan percaya diri. Akibatnya? Mereka minder, kehilangan minat bergaul, kehilangan kesempatan untuk maju. Mungkin tidak semua tapi tidak sedikit yang mengalaminya. Termasuk aku....dulu.

Bersahabat dengan lordosis dan lemahnya syaraf motorik yang diawali dengan hilangnya keseimbangan tubuh, postur tubuh yang tidak biasa, sering jatuh hingga harus berteman dengan kursi roda membuatku sering mendapatkan tatapan tak menyenangkan tersebut. Sampai akhirnya aku minder, merasa tidak berharga, aneh, buruk dan tidak pantas untuk menjadi bagian hidup orang lain. Aku jatuh dalam keterpurukan hingga stuck, enggan bergaul atau melakukan sesuatu di ruang publik.

Beruntung aku punya sahabat-sahabat serta adik-adik yang berhasil dengan hidup, karir dan kisah cinta mereka. Hal ini membuatku berpikir kalau aku pun berhak. Iya..aku berhak bahagia seperti mereka. Maka aku memutuskan untuk; #BeraniLebih menghargai diri sendiri.

Selalu berpikir tentang cinta bahwa apa yang kualami aalah bentuk cinta dari Allah, bahwa aku yang dipilih untuk memenangkan kehidupan dengan tantangan ini. Tantangan! Seru kan! Akan ada banyak kesulitan yang dihadapi tapi juga ada banyak kemudahan yang tidak terduga. Jangan pernah takut untuk ikhlas menjalani hidup. We’re never alone.

Diawali dengan menghargai diri sendiri, maka orang lain akan menghargai kita. Biarkan  mereka yang berpikir negatif. Nyatanya banyak juga yang mau melihatku dengan kelebihanku, mencintaiku apa adanya, membuatku merasa berharga. #BeraniLebih menghargai diri sendiri membuatku percaya diri untuk merasa dicintai. Dengan membuka diri, hati dan pikiran aku merasa bahwa cinta yang tulus itu ada dan aku berhak dan pantas bersyukur karnanya. Bahagia ada ketika kita mau memberi kesempatan diri kita untuk berbahagia.

#BeraniLebih merasa dicintai keluarga.


#BeraniLebih bersosialisasi dan percaya diri bahwa aku pun dapat berguna untuk orang lain. (Me and my private course students.)















#BeraniLebih berkarya. Aku juga bisa menghasilkan karya seperti yang lainnya.



#BeraniLebih menerima cinta seseorang. Heyy...aku juga berhak dicintai dan mencintai.


#BeraniLebih menghargai diri sendiri membawaku pada keinginan kuat untuk sembuh agar dapat membahagiakan mereka yang mencintaiku.


Bahagia adalah pilihan, ia diciptakan oleh kita sendiri.



Facebook: Rati Pramita
Twitter: @ratipramita